• Irham Bashori Hasba posted an update 5 years, 6 months ago

    ORIENTASI PENDIDIKAN:
    MENCERDASKAN ANAK BANGSA ATAU MENCIPTAKAN TENAGA KERJA
    Oleh : Irham Bashori Hasba, MH

    Pada suatu kesempatan, dalam sebuah diskusi beberapa waktu yang lalu, muncul sebuah persoalan yang belum diperoleh jawaban yang bijaksana. Berikut pertanyaannya: Seorang suami-istri memiliki anak kembar, sebutlah A dan B. Si A memiliki kepandaian luar biasa diatas rata-rata manusia pada umumnya. Sedangkan Si B sama sekali tidak memiliki kepadaian dan berada dibawah rata-rata manusia. Pertanyaannya adalah siapa yang harus disekolahkan terlebih dahulu, mengingat biaya yang dimiliki oleh suami – istri tersebut hanya untuk satu orang dan tidak ada alternatif yang lain selain biaya tersebut??
    Jika diamati, persoalan tersebut sangatlah sederhana dan sangat mudah menjawabnya. Namun jika diperhatikan secara seksama dan mendalam, pertanyaan tersebut menjadi sangat rumit dan perlu penalaran dan sikap bijaksana guna menjawabnya, terlebih sebagai seorang dosen sebab pertanyaan tersebut secara subtanstif terkait erat dengan orientasi mengajar dan visi lembaga pendidikan.
    Kita berusaha menjawab bahwa yang harus diutamakan adalah si A karena dia memiliki kecakapan diatas rata-rata manusia pada umumnya sehingga dia memiliki peluang besar untuk sukses dan ketika sukses bisa mendukung si B untuk mengenyam pendidikan, maka orientasi kita mendidik adalah mencetak lulusan yang cerdas, cekatan, mampu mengisi peluang dan kesempatan dalam dunia kerja. Namun ketika memilih si B untuk mengenyam pendidikan terlebih dahulu karena dia sangat bodoh dan sifat tersebut harus dihilangkan, maka orientasi mendidik sejatinya adalah berusaha untuk mencerdaskan kehidupan manusia sesuai esensi pendidikan untuk mencerdaskan dan memanusiakan manusia.
    Jika memperhatikan hal tersebut dalam konteks kekinian, salah satu indikator perguruan tinggi disebut sukses dan terbaik adalah melalui tolak ukur apa akreditasi perguruan tinggi tersebut. Indikator penilaian akreditasi terkategori baik adalah seberapa besar lulusan perguruan tinggi tersebut mampu terserap oleh stakeholders dan pengguna lulusan. Hemat penulis, jika dikaitkan dengan persoalan diatas, maka pilihan perguruan tinggi adalah mendahulukan si A sehingga orientasi pengembangan pendidikan dan perguruan tinggi adalah menciptakan tenaga kerja terampil di masa depan. Namun, jika jawabannya adalah si B, maka indikator kesuksesan pengembangan pendidikan oleh dosen adalah seberapa besar peran mereka untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan memanusiakan manusia.
    Tentu sangat penting menjadi dosen yang memiliki orientasi mencetak tenaga ahli yang cakap, mampu dan dapat mengisi posisi penting sekaligus memberi warna positif dalam suatu instansi atau perusahaan tertertu, namun tidak kalah penting juga dosen dapat mampu memberi pengetahuan kepada muridnya, meski muridnya sangat bodoh sehingga dia dapat berpengetahuan luas dan mampu menghilangkan kebodohannya. Dimana kita sebagai dosen dan perguruan tinggi harus memposisikan diri?? Wallahualam bissowab